JAKARTA - Bahan bakar minyak (BBM) solar dengen campuran 50% minyak sawit atau dikenal dengan B50, sudah mulai dipasarkan disejumlah SPBU milik Pertamina.
Pemerintah Indonesia menjual BBM B50 ini dengan harga Rp6.800 per liter.
Menteri Energi Sumber Daya dan Mineral, Bahlil Lahadalia mengatakan, B50 ini untuk konsumsi domestic. "Khusus kepada saudara-saudara kita yang kena subsidi," ujarnya kepada wartawan.
Bahlil menjelaskan, hasil uji jalan biodiesel B50 punya kualitas lebih baik dibandingkan B40. "Alhamdulillah, hasil tesnya ternyata kualitas B50 jauh lebih baik daripada B40," kata Bahlil.
Dia menjelaskan indikator peningkatan kualitas terlihat dari daya tahan filter bahan bakar kendaraan selama uji jalan.
Pada penggunaan B40, filter umumnya harus diganti setelah kendaraan menempuh jarak 10.000 hingga 20.000 kilometer.
Sementara pada B50, ada kendaraan yang telah menempuh 40.000 kilometer namun filternya belum perlu diganti.
"Ini test case-nya 6 bulan. Jadi kereta api, mobil Mercedes pun dites, Pak. Bus tidak hanya Toyota, Mercedes pun oke. Jadi ini dari Asia sampai Eropa semua kita bikin, kapal-kapal semuanya kita tes," kata Bahlil.
Hingga kini, harga Biosolar masih dibanderol Rp 6.800 per liter. Meski begitu, belum semua SPBU tersedia B50.

