BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bersama Wali Kota Banjar melakukan kunjungan lapangan ke Kampung Pancuran, Kota Salatiga, Jawa Tengah.
Kunjungan Wali Kota Bogor ini bertujuan untuk mempelajari pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat yang berhasil mengubah kawasan permukiman menjadi lingkungan bersih, asri, dan berkelanjutan.
Kampung Pancuran, Kota Salatiga, dikenal sebagai salah satu kawasan yang berhasil menjaga kualitas lingkungan melalui keterlibatan aktif masyarakat lokal.
Di Kampung Pancuran, aliran sungainya jernih, kebersihan lingkungan, serta budaya gotong royong masih terjaga. Kondisi ini menjadi gambaran keberhasilan kolaborasi antara pemerintah dan warga dalam merawat lingkungan.
Dalam kunjungannya, Wali Kota Bogor Dedie Rachim berdialog langsung dengan tokoh masyarakat Kampung Pancuran, Suratno.
Dia menjadi salah satu penggerak utama dalam upaya menjaga kebersihan sungai dan membangun kesadaran warga terhadap pentingnya kelestarian lingkungan.
Dari dialog tersebut, Wali Kota Bogor mendapatkan gambaran bahwa perubahan Kampung Pancuran menjadi kawasan yang bersih dan nyaman. Namun, lingkungan yang bersih dan nyaman ini tidak berlangsung secara instan.
Proses tersebut dibangun melalui perjalanan panjang selama kurang lebih 20 tahun dengan konsistensi. Mereka melakukan edukasi, perubahan perilaku, serta keterlibatan masyarakat secara berkelanjutan.
Dedie Rachim menilai pengalaman Kampung Pancuran memberikan banyak pelajaran penting bagi Kota Bogor. Khususnya dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga lingkungan, terutama sungai yang menjadi bagian penting dari kehidupan perkotaan.

