JAKARTA - Tidak butuh waktu lama bagi polisi untuk meringkus pelaku teror bom saat pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin 13 Juli 2026 pagi. 

Pelaku berinisial MY (34) ditangkap polisi di kediamannya yang tak jauh dari SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. 

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin dan Kasat Reskrim Polres Metro Jaksel AKBP Mohammad Iskandarsyah, memimpin langsung penangkapan terhadap terduga pelaku berinisial MY di rumahnya.

Tampak kedua perwira Polda Metro Jaya itu menginterogasi pelaku. Pelaku diminta menunjukkan ponsel miliknya yang menjadi barang bukti dalam kasus teror bom tersebut.

Pelaku kemudian menunjukkan isi pesan WhatsApp teror tersebut kepada polisi, yakni ancaman teror tersebut adalah sebagai berikut.

"SELAMAT PAGI DAN SALAM SEJAHTERA, DIHARAAP BERSIAP SIAP DENGAN HITUNGAN MENIT TEMPAT SEKOLAHAN SDN 15 PAGI INI AKAN MELEDAK DAN KAMI SUDAH MENYIAPKAN 11 TITIK...!!!," tulis pesan tersebut.

Kanit Krimum Satreskrim Polres Metro Jaksel, Ipda Alpino De Tech mengatakan MY ditangkap kurang dari 24 jam, tepatnya pada pukul 12.20 WIB.

Pelaku diamankan di Gang Kidan, Kampung Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, tak jauh dari SDN Srengseng Sawah 15 Pagi.

"Kami amankan pukul 12.20 WIB di Gang Kidan, Kampung Srengseng Sawah, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Lokasinya tidak jauh dari sekolah, di kediamannya," ujar Ipda Alpino kepada wartawan di Mapolres Metro Jaksel, Senin 13 Juli 2026.