JAKARTA - Suasana di kawasan Matraman dan Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, hingga kini belum sepenuhnya kondusif, pascabentrok yang menewaskan salah seorang warga.

Petugas kemanan disiagakan di lokasi untuk mengantisipasi bentrok susulan. Setidaknya, sebanyak 188 personel gabungan TNI dan Polri disiagakan di kawasan Matraman, Menteng, Jakarta Pusat.

Petugas gabungan disiagakan guna memastikan situasi kawasan Menteng tetap aman, terkendali, dan kondusif usai keributan antarwarga.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah berkoordinasi dengan TNI dan Polri menyusul bentrokan maut antarwarga tersebut.

Pramono Anung mengatakan, langkah itu dilakukan untuk menjaga situasi di Kawasan Menteng tetap aman dan kondusif.

"Jadi kami telah melakukan koordinasi antara TNI, Polri, Pemerintah DKI Jakarta untuk menjaga ini agar kondusif," ujarnya kepada wartawan, Senin (27/7/2026). 

Tagline Jaga Jakarta, kata Pramono, mereka gunakan bersama dan mudah-mudahan sekarang ini kondisi di lapangan sudah mulai tenang. Masyarakat diminta tidak tersulut lagi dengan hal-hal yang berkembang.

Pramono mengatakan, Pemprov DKI juga telah menginstruksikan jajarannya untuk berkoordinasi dengan aparat penegak hukum serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda agar konflik antarkelompok ini tidak meluas.

"Saya telah menginstruksikan kepada jajaran Pemerintah DKI Jakarta untuk berkoordinasi dengan aparat penegak hukum, dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda," paparnya.