SINERGIUPDATE - Andy Burnham, kini resmi diangkat menjadi Perdana Menteri (PM) Inggris yang baru. Andy Burnham menjadi PM Inggris, menggantikan Keir Starmer, yang mengundurkan diri.
Setelah resmi diangkat menjadi PM Inggris, Andy Burnham langsung melakukan teleponan pertamanya dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Dalam percakapan telepon itu, Trump menyatakan akan membantu Burnham dalam memimpin pemerintahan Inggris, seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (21/7/2026).
Trump mengakui Burnham langsung meneleponnya usai diangkat jadi PM Inggris, yang kini memiliki tugas besar. "Perdana Menteri memiliki tugas besar di hadapannya, tetapi dia akan mampu melakukannya," kata Trump menulis di akun miliknya.
Presiden Amerika ini menyebut pihaknya tentu saja akan membantu PM Inggris yang baru. Dalam percakapan itu, Trump dan Andy Burnham membahas berbagai isu termasuk perdagangan, kerja sama militer, dan pembersihan ranjau di Selat Hormuz.
Tentu saja, kata Trump, AS akan ada di sana untuk membantu PM Inggris. Percakapan dengan Trump itu juga disampaikan juru bicara Burnham.
Dia menyebut, Andy Burnham menekankan komitmennya terhadap pertahanan dan keamanan saat bicara dengan Trump.
"Burnham mengatakan bahwa memastikan keamanan Inggris dan sekutunya adalah prioritas utamanya," kata jubirnya.
Dia menambahkan bahwa perdana menteri baru tersebut mengundang Trump untuk mengunjungi kota asalnya, Manchester.

