PATI – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kabupaten Pati dan seluruh masyarakat Indonesia atas kekeliruannya dalam melafalkan sila kedua Pancasila.
Kesalahan itu terjadi saat Plt Bupati Pati bertindak sebagai inspektur upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Insiden tersebut terekam dalam video yang kemudian viral di berbagai kanal media online dan media sosial.
Dalam video yang beredar luas, Plt Bupati Pati terdengar salah mengucapkan sila kedua Pancasila, yang seharusnya berbunyi "Kemanusiaan yang Adil dan Beradab". Ia melafalkan redaksi yang berbeda, yakni "Keadilan yang adil dan beradab".
Kekeliruan ini menyebabkan peserta upacara tidak serempak dalam menirukan teks, meskipun sila ketiga hingga kelima berhasil dibacakan dengan benar.
Menanggapi hal tersebut, Risma Ardhi Chandra menjelaskan bahwa kekeliruan itu tidak disengaja dan terjadi karena kondisi fisiknya yang kurang fit.
Ia mengaku tidak enak badan dan merasa konsentrasinya berkurang akibat padatnya rangkaian acara menyambut hari kemerdekaan yang berlangsung hingga larut malam.
"Jadi kami ucapkan permohonan maaf untuk masyarakat Kabupaten Pati dan seluruh masyarakat Republik Indonesia itu sekali lagi tidak sengaja memang kondisinya benar-benar posisi waktu itu kurang, enggak enak badan," kata Chandra kepada wartawan seperti dikutip dari Detik, Rabu (19/8/2026).
Chandra menambahkan, pada pagi hari menjelang upacara, ia mengalami keringat dingin. Meskipun memaksakan diri untuk tetap menjadi inspektur upacara, kondisi fisik yang menurun memengaruhi performanya.
.png)

