BANDUNG - Wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dan sekitarnya diguncang gempabumi tektonik pada Selasa (4/8/2026) pukul 15.55 Wib. 

Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hartanto dalam keterangan tertulisnya menjelaskan, hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M 4,1. 

Episenter gempabumi terletak pada koordinat 7.79 LS dan 107.25 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 90 km Barat Daya Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada kedalaman 23 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, kata Hartanto, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif bawah laut.

"Berdasarkan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan di wilayah Pelabuhan Ratu, Pangalengan dengan Skala Intensitas II - III MMI, dimana getaran dirasakan nyata dalam rumah," ujarnya. 

Masyarakat merasakan getaran seakan-akan ada truk berlalu. Namun, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut.

Hingga pukul 16:10 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan.

Dia minta masyarakat untuk memastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi.(*)