NIGERIA - Sedikitnya 50 orang dilaporkan tewas setelah sebuah kapal penumpang terbalik di Negara Bagian Sokoto, Nigeria, pada Kamis (20/8/2026) waktu setempat. Mayoritas korban tewas adalah anak-anak.
Kecelakaan tragis itu terjadi di dekat Gorau, wilayah pemerintahan lokal Goronyo. Upaya pencarian dan penyelamatan korban masih terus dilakukan hingga berita ini diturunkan.
Saksi mata melaporkan melihat sekitar 50 jenazah tergeletak di halaman sebuah masjid di Gorau sebelum dimakamkan pada hari yang sama. Sebagian jenazah dilaporkan dibungkus dengan tikar dan kain tradisional.
Menurut seorang warga setempat, kapal tersebut mengangkut para pemilik lahan pertanian dan pekerja yang disewa untuk memanen padi.
Perkiraan jumlah penumpang di atas kapal bervariasi, dengan beberapa saksi menyebutkan lebih dari 70 orang, sementara yang lain menyatakan terdapat 57 penumpang.
Anggota parlemen Negara Bagian Sokoto dari wilayah tersebut, Nasiru Adamu, mengonfirmasi bahwa sebagian besar penumpang berusia antara 10 hingga 15 tahun. Sebanyak 16 orang berhasil diselamatkan dari insiden tersebut.
"Sekitar 40 jenazah anak-anak ditemukan," ujar manajer wilayah Otoritas Jalur Air Pedalaman Nasional Nigeria, Abdulkadir Yusuf.
Seorang saksi mata lainnya, Sharhabilu Kiliya, menyebutkan, mereka telah memakamkan 46 orang, dan lebih banyak jenazah baru saja dibawa. Jumlah korban tewas mencapai 53 orang.
Insiden kecelakaan kapal mematikan memang relatif sering terjadi di Nigeria, terutama ketika cuaca buruk. Pada Januari lalu, sedikitnya 25 orang tewas setelah sebuah kapal terbalik di Negara Bagian Yobe.


.png)
