BOGOR — Di tengah maraknya kuliner modern, jajanan tradisional serabi masih memiliki tempat di hati masyarakat. Salah satunya terlihat dari lapak serabi milik Bahram yang berada di Jalan Pandu Raya atau Jalan Achmad Adnawijaya, tepat di samping Bank BRI, Kota Bogor.

Bahram, yang akrab disapa Bram, baru sekitar lima bulan menjalankan usaha serabi tersebut. Sebelum memilih membuka usaha sendiri, ia diketahui pernah bekerja sebagai kepala koki di Jakarta Barat.

Pengalaman sebagai kepala koki menjadi bekal bagi Bahram untuk mengembangkan usaha kulinernya sendiri. Ia mengaku lebih nyaman menjalankan usaha secara mandiri.

“Baru lima bulan berjualan. Sebelumnya saya kepala koki di Jakarta Barat. Sekarang lebih enak usaha sendiri,” ujar Bahram kepada sinergiupdate.com, Minggu (23/8/2026).

Meski baru berjalan lima bulan, usaha jualan kue serabi tersebut mulai mendapat perhatian pembeli. Bahram membuka lapaknya sejak sekitar pukul 05.00 WIB dan mulai ramai didatangi pelanggan sekitar pukul 07.00 WIB. “Kalau buka dari jam lima subuh. Biasanya jam tujuh sudah mulai ramai,” katanya.

Dalam satu hari, Bahram mampu menjual sekitar 100 hingga 150 porsi serabi. Jumlah tersebut meningkat saat akhir pekan, yang bisa mencapai sekitar 200 porsi.

“Kalau Sabtu-Minggu bisa habis sampai 200. Kalau hari biasa sekitar 100 sampai 150,” ungkapnya.

Salah satu keunggulan serabi buatannya terletak pada bumbu yang digunakan. Bahram menggunakan bumbu oncom Bali serta bumbu merah yang diracik sendiri.

“Yang membedakan bumbunya. Saya pakai bumbu oncom Bali dan bumbu merah racikan sendiri,” jelasnya.