BANDUNG - Beberapa hari ini, sempat terjadi polemik ditengah masyarakat atas usulan perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Sunda.
Untuk mengakhiri polemik wacana perubahan nama tersebut, Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ono Surono dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kompak mengatakan bahwa tidak ada usulan resmi untuk mengganti nama Provinsi Jawa Barat.
Dedi Mulyadi memastikan, isu pergantian nama provinsi bukan berasal dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Pria yang akrab disapa Kang Dedi tersebut menegaskan, pemerintah saat ini tetap fokus pada penyelesaian berbagai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
"Seluruh rangkaian itu adalah karangan orang lain. Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan fokus terus bekerja, tidak akan mengurus perubahan nama. Namanya tetap Jawa Barat," kata Dedi saat ditanya wartawan.
Sementara Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ono Surono menyebut DPRD hanya menjalankan fungsi konstitusional dengan menerima dan membahas aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam rapat kerja Komisi I DPRD.
Ono menegaskan, pembahasan tersebut bukan berarti DPRD telah menyetujui perubahan nama Provinsi Jawa Barat.
"Rakyat Jawa Barat, saya tegaskan kembali bahwa tidak ada usulan resmi, baik dari Gubernur Jawa Barat maupun dari DPRD Jawa Barat terkait hal ini," terangnya.
Politisi PDIP ini mengatakan wacana tersebut berasal dari surat yang diajukan Komunitas Pengkaji Penggantian Nama Provinsi Jawa Barat kepada Ketua DPRD Jawa Barat.

