ROSARIO — Bintang sepak bola dunia, Lionel Messi, tengah diselimuti duka mendalam. Pemain berjuluk La Pulga tersebut menghadiri prosesi pemakaman tertutup sang ayah, Jorge Messi, di Pemakaman Pribadi El Prado, Rosario, Santa Fe, Argentina, pada Minggu (9/8) waktu setempat.
Jorge Messi mengembuskan napas terakhirnya pada Sabtu dini hari waktu setempat di Rumah Sakit Sanatorio, Rosario, setelah menjalani perawatan intensif akibat komplikasi penyakit menahun.
Mendengar kabar duka tersebut, Messi langsung terbang dari Amerika Serikat menggunakan pesawat pribadi. Ia tiba di Rosario pada Sabtu malam bersama sang istri, Antonela Roccuzzo, dan anak-anak mereka.
Setibanya di lokasi, kapten timnas Argentina itu berkumpul bersama sang ibu, Celia Cuccittini, serta saudara-saudara kandungnya—Matias, Rodrigo, dan Maria Sol—untuk memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang sang ayah.
Prosesi perpisahan berlangsung haru di bawah pengawalan ketat demi menjaga privasi keluarga. Area pemakaman bahkan telah ditutup untuk pengunjung umum sejak tengah hari.
Meski acara berlangsung secara tertutup, dukungan dari masyarakat dan penggemar tetap mengalir deras. Sejumlah suporter tampak berkumpul di area Bandara Rosario hingga luar pagar pemakaman untuk memberikan dukungan moral kepada sang idola.
"Tetap kuat Leo, kami mencintaimu," demikian bunyi pesan yang tertulis pada papan dukungan di pagar luar pemakaman El Prado, sebagaimana dikutip dari beIN Sports.
Wali Kota Rosario, Pablo Javkin, turut menyampaikan belasungkawa mendalam atas nama pemerintah setempat. Ia memastikan pihak pemerintah siap membantu menjaga ketenangan dan privasi keluarga Messi selama masa berkabung.
Sebagai bentuk penghormatan setinggi-tingginya, Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) menginisiasi aksi solidaritas di seluruh laga sepak bola profesional maupun level junior sepanjang akhir pekan.
.png)

