BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kembali membuat gebrakan yang mengundang perhatian masyarakat luas. Kali ini, Dedi Mulyadi membuat sayembara menangkap begal berhadiah Rp 10 juta.

Kebijakan Dedi Mulyadi, alias Kang Dedi ini kembali mengundang perhatian masyarakat. Dedi Mulyadi akan memberikan insentif Rp10 juta bagi warga yang membantu menangkap pelaku begal dan kejahatan jalanan.

Dedi Mulyadi menegaskab, ini merupakan strategi psikologis untuk mencegah aksi main hakim sendiri, bukan ajakan memburu pelaku.

Pria yang akrab disapa KDM ini memastikan hadiah uang tunai tersebut hanya akan diberikan jika pelaku kejahatan diserahkan langsung kepada polisi.

Pelaku harus diserahkan ke pihak kepolisian dalam kondisi utuh, serta telah ditetapkan secara resmi sebagai tersangka.

"Logikanya sederhana, missal ada maling motor jangan digebuki sampai mati. Kalau ada sayembara dari saya, tidak usah digebuki sampai mati, lumayan Rp10 juta kalau diantarkan," ujarnya kepada wartawan. 

Menurut mantan Bupati Purwakarta itu, secara psikologis akan memengaruhi. KDM juga menggarisbawahi aturan main ketat terkait kondisi fisik pelaku saat diserahkan warga. 

Dedi menegaskan, Pemprov Jabar akan membatalkan pemberian hadiah jika terbukti ada penganiayaan atau tindak kekerasan berlebihan.

"Kalau dalam keadaan babak belur (pelaku), tidak boleh. Tidak boleh pelaku diserahkan dalam keadaan babak belur," paparnya.