JAKARTA - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia, Ahmad Muzani, menyatakan bahwa meskipun pemerintah telah melakukan pembangunan di berbagai sektor selama 81 tahun terakhir, masih ada anak-anak di Indonesia yang berangkat sekolah dengan perut kosong tanpa sarapan. Menurutnya, kondisi ini menjadi cikal bakal diluncurkannya program makan bergizi gratis (MBG) untuk meningkatkan kualitas hidup bangsa.
Dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 dan Sidang Bersama MPR RI, DPR RI, dan DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Ahmad Muzani menjelaskan bahwa program MBG bukan hanya sekedar pembagian makanan gratis, melainkan upaya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan membangun manusia Indonesia yang sehat dan berkualitas.
"Adalah mimpi kita memiliki anak-anak yang unggul dan bersaing secara kompetitif. Pemenuhan gizi anak-anak, ibu hamil, dan kelompok yang membutuhkan merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa," katanya.
Ahmad Muzani menegaskan bahwa program MBG merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan untuk memastikan bahwa tujuan yang baik itu dilaksanakan dengan tata kelola yang baik, tepat sasaran, dan akuntabel.
"Tugas kita bersama adalah memastikan bahwa tujuan yang baik itu dilaksanakan dengan tata kelola yang baik, tepat sasaran, dan akuntabel," tandasnya.(**)
