JAKARTA - Presiden Ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dipastikan tidak menghadiri Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI Tahun 2026. Ketidakhadiran SBY disebabkan oleh agenda pemeriksaan kesehatan berkala yang tengah dijalaninya di luar negeri.

Ketua Umum Partai Demokrat yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infra), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengungkapkan bahwa dirinya baru saja berkomunikasi langsung dengan SBY melalui panggilan video. Ia menyebut rangkaian pemeriksaan medis sang ayah berjalan dengan lancar.

"Saya baru saja video call dengan beliau. Alhamdulillah ada serangkaian pemeriksaan. Pemeriksaan pertama hasilnya baik, tapi ada beberapa tahapan berikutnya yang masih berproses. Jadi mohon doanya saja semoga diberikan kesehatan Pak SBY dan juga bisa terus beraktivitas," ujar AHY saat ditemui jelang memasuki ruang Sidang Tahunan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Di tengah proses pemeriksaan kesehatannya, AHY menambahkan bahwa SBY tetap menitipkan pesan serta doa bagi bangsa Indonesia yang menyambut peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI.

"Beliau tentunya mendoakan dari jauh agar negara ini, Indonesia yang kita cintai bersama, bisa semakin maju dan semakin sejahtera rakyatnya," tutur AHY.

Kabar mengenai keberangkatan SBY ke luar negeri sebelumnya telah dikonfirmasi oleh internal Partai Demokrat.

Sementara Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Benny K. Harman menyatakan bahwa SBY berada di Amerika Serikat (AS) untuk menjalani pemeriksaan kesehatan hingga akhir Agustus 2026.

Konsekuensinya, SBY tidak dapat menghadiri rangkaian agenda kenegaraan bulan kemerdekaan, mulai dari Sidang Tahunan MPR RI di parlemen hingga Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi di Istana Merdeka.

"Beliau lagi check up di Amerika (AS), sampai akhir bulan," ungkap Benny di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (11/8/2026).