BOGOR – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui Program Hibah Rata-Rata Lama Sekolah (RLS).

Program ini menjadi salah satu strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan angka Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) sekaligus mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bogor.

Kepala Bidang Pendidikan Nonformal (PNF) Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Siswanto, S.Pd., M.Si., mengatakan hibah RLS tersebut diberikan kepada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sebagai dukungan biaya operasional nonpersonalia dalam penyelenggaraan pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C bagi warga belajar berusia 25 tahun ke atas.

Menurutnya, ketika warga belajar berhasil menyelesaikan pendidikan dan memperoleh ijazah yang sah, maka rata-rata tingkat pendidikan masyarakat akan meningkat. 

Kondisi tersebut secara langsung berkontribusi terhadap kenaikan angka RLS dan berdampak pada peningkatan IPM Kabupaten Bogor.

"Hibah RLS merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat dewasa yang belum menyelesaikan pendidikan formal," ujar Siswanto.

Ia menjelaskan, dana hibah diprioritaskan untuk mendukung kegiatan operasional pembelajaran, seperti penyediaan modul dan bahan ajar, alat tulis, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar, evaluasi pembelajaran, administrasi, dokumentasi, pelaporan, hingga kegiatan lain yang berkaitan langsung dengan pendidikan kesetaraan.

Lebih lanjut, Siswanto menegaskan target utama program tersebut adalah meningkatkan akses pendidikan kesetaraan bagi warga usia 25 tahun ke atas, mewujudkan pengelolaan dana hibah yang transparan, tepat sasaran, dan akuntabel, serta meningkatkan angka RLS sebagai salah satu indikator keberhasilan pembangunan manusia di Kabupaten Bogor.

Ia berharap seluruh PKBM penerima hibah mampu memanfaatkan bantuan tersebut secara optimal sehingga semakin banyak masyarakat yang menyelesaikan pendidikan dan memperoleh ijazah yang sah.(*)