BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor, bakal menjadikan jalur Bojonggede-Kemang (Bomang) menjadi kawasan pertanian terpadu. Gagasan itu telah disampaikan Bupati Bogor Rudy Susmanto.

Pemkab Bogor bakal mengembangkan kawasan Jalur Bomang sebagai kawasan pertanian terintegrasi sekaligus memperkuat ketahanan pangan mendapat respons positif dari berbagai pihak. 

Dukungan pun datang dari Korem 061/Suryakancana. TNI memberikan dukungan melalui Satgas Pengawal Indonesia Emas Han Pangan untuk bersama-sama mengakselerasi pengembangan kawasan tersebut.

Dukungan dari Korem 061/Suryakancana tersebut diwujudkan melalui kegiatan pemeliharaan dan pengembangan lahan yang dilaksanakan di kawasan Jalur Bomang, Jumat (31/7/2026).

Satgas Pengawal Indonesia Emas Han Pangan Korem 061/Suryakancana berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bogor, Dinas Perikanan, serta Kelompok Tani Suryakancana. 

Mereka melakukan berbagai aktivitas guna meningkatkan produktivitas Kawasan Bomang. Berbagai kegiatan yang dilakukan meliputi pengecekan dan pembagian tugas kelompok tani, penyiraman tanaman, dan pemupukan.

Mereka juga melakukan penanaman komoditas hortikultura, pemasangan mulsa, perbaikan bedengan, pembangunan saung sebagai sarana koordinasi, hingga pengembangan bioflok untuk mendukung sektor perikanan.

Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa visi Bupati Bogor dalam membangun kawasan pertanian terintegrasi tidak hanya mendapat dukungan dari perangkat daerah, tetapi juga dari TNI melalui Korem 061/Suryakancana. 

Sinergi tersebut diharapkan mampu menjadikan Jalur Bomang sebagai kawasan percontohan pertanian terpadu yang mendukung ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Bogor.(*)