LIVERPOOL - Bek asal Uruguay, Ronald Araujo, resmi bergabung dengan Liverpool dari Barcelona dengan status pinjaman selama satu musim. Kepindahan pemain berusia 27 tahun ini menyita perhatian publik setelah ia memilih mengenakan nomor punggung 33, angka yang kerap dijuluki sebagai nomor "terkutuk" di Anfield.
Dalam kesepakatan peminjaman tersebut, Liverpool memiliki opsi pembelian permanen di akhir musim dengan nilai transfer mencapai 55 juta euro atau sekitar Rp1,1 triliun. Araujo mengaku sangat antusias menyambut babak baru dalam kariernya setelah performanya di Barcelona sempat mengalami penurunan.
"Saya sangat antusias berada di klub besar yang kaya akan sejarah ini. Saya tak sabar untuk bertemu rekan-rekan setim dan mulai bermain," ujar Araujo sebagaimana dikutip dari laman resmi Liverpool.
"Begitu mendengar adanya minat dari Liverpool, segalanya langsung bergerak dengan sangat cepat. Menurut saya, ini adalah langkah yang ideal dan perlu saya ambil pada tahap karier saat ini," lanjutnya.
Pemilihan nomor punggung 33 oleh Araujo terbilang berani. Dalam sejarah klub, nomor tersebut dianggap membawa nasib kurang beruntung karena mayoritas penggunanya gagal bertahan lama. Catatan menunjukkan ada enam pemain yang pernah mengenakan nomor ini, yaitu Jordon Ibe, Jonjo Shelvey, Sebastian Leto, Neil Mellor, Alan Navarro, dan Layton Maxwell.
Seluruh pemain tersebut maksimal hanya mampu bertahan selama tiga musim di tim utama Liverpool. Bahkan, tiga nama terakhir yakni Leto, Navarro, dan Maxwell tercatat hanya membalut seragam The Reds selama satu musim.
Mengenai stigma negatif angka tersebut, Araujo menegaskan bahwa nomor 33 memiliki arti khusus dan nilai spiritual yang mendalam bagi dirinya.
"Itu adalah angka yang saya sukai dan sangat istimewa bagi saya. Menariknya, saat pertama kali memulai karier profesional, itulah nomor yang saya kenakan," ungkap Araujo.
"Angka ini juga memiliki makna pribadi, berkaitan erat dengan iman serta hubungan saya dengan Yesus, Tuhan, dan agama. Saya sangat senang bisa mengenakan nomor ini karena berbagai alasan," tambahnya.

