JAKARTAÂ - Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) terpantau menguat pada pembukaan perdagangan Rabu (9/9/2026).
Nilai tukar rupiah berhasil mengungguli greenback dengan penguatan 55 poin atau 0,31 persen, mencapai level Rp17.577 per dolar AS.
Posisi ini lebih baik dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di angka Rp17.632 per dolar AS.
Data Refinitiv mencatat, pada pembukaan perdagangan Rabu pagi, rupiah terapresiasi 0,31% ke posisi Rp17.570 per dolar AS.
Penguatan nilai tukar rupiah ini melanjutkan tren positif yang telah terlihat pada perdagangan Selasa (8/9/2026), di mana rupiah berhasil berbalik arah dari pelemahan di awal hari dan ditutup menguat 0,03% ke level Rp17.625 per dolar AS.
Sementara itu, Indeks Dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan dolar terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau menguat tipis 0,01% ke posisi 98,795.
Pergerakan rupiah hari ini berlangsung di tengah antisipasi pelaku pasar terhadap rilis data Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia.
Bank Indonesia (BI) dijadwalkan mengumumkan data tersebut pada pukul 10.00 WIB. IKK diperkirakan akan menunjukkan peningkatan tipis menjadi 117 pada Agustus, naik dari angka 116,8 pada Juli.
Sebelumnya, keyakinan konsumen mengalami penurunan selama tiga bulan berturut-turut hingga menyentuh posisi terendah sejak April 2025.


.png)
