BOGOR – Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, melakukan kunjungan kerja ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor pada Rabu (26/8/2026).
Kunjungan ganda Wakil Bupati Bogor ini bertujuan untuk memastikan pelayanan publik tetap optimal dan mengantisipasi potensi dampak musim kemarau terhadap sektor pertanian.
Di Disdukcapil, Wabup Jaro Ade meninjau langsung proses pelayanan administrasi kependudukan. Ia menekankan pentingnya pelayanan yang cepat, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.
"Yang paling penting pelayanan kepada masyarakat harus tetap baik dan nyaman. Kita ingin memastikan masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan bisa terlayani dengan baik," ujar Jaro Ade.
Selanjutnya, kunjungan dilanjutkan ke Distanhorbun untuk memantau kondisi pertanian. Hal ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mengantisipasi dampak musim kemarau yang berpotensi menyebabkan gagal panen di sejumlah wilayah.
Jaro Ade berkoordinasi dengan jajaran dinas terkait mengenai kondisi lapangan dan langkah-langkah mitigasi.
"Untuk pertanian kita juga melakukan monitoring, terutama kemungkinan adanya gagal panen akibat musim kemarau. Kita harus memastikan kondisi di lapangan dan menyiapkan langkah untuk membantu para petani yang terdampak," jelasnya.
Sebagai bentuk antisipasi, Pemkab Bogor telah menyiapkan sejumlah upaya, termasuk Gerakan Pangan Murah dan penyediaan pupuk dengan harga terjangkau bagi petani yang terdampak musim kemarau.
Gerakan Pangan Murah diharapkan menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan, sekaligus menstabilkan harga. Sementara itu, penyediaan pupuk murah bertujuan meringankan beban biaya produksi petani.


.png)
