SINERGIUPDATE.COM - Produsen otomotif asal Korea Selatan, Hyundai, telah memaparkan strategi ambisius mereka hingga tahun 2030 dalam sebuah acara yang dihadiri para investor.

Rencana besar Hyundai ini mencakup pengembangan robotaxi, pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang canggih, inovasi baterai generasi terbaru, serta peningkatan kapasitas produksi secara global.

Hyundai tidak hanya berambisi untuk menghadirkan deretan kendaraan terbaru pada tahun 2030, tetapi juga memperluas jangkauan bisnis mereka secara signifikan.

Di sektor kendaraan otonom, Hyundai akan memulai pengiriman robotaxi berbasis Ioniq 5 kepada Waymo pada kuartal keempat 2026.

Armada ini ditargetkan akan membuka peluang perluasan layanan robotaxi Waymo ke pasar internasional paling cepat pada tahun 2027.

Selain bekerja sama dengan Waymo, Motional, perusahaan kendaraan otonom yang dimiliki oleh Hyundai, dijadwalkan untuk memulai operasi komersial robotaxi Ioniq 5 di Las Vegas, Amerika Serikat, pada akhir 2026.

Ekspansi Hyundai ke kota-kota lain di Amerika Serikat direncanakan akan dilakukan pada tahun 2027.

Langkah strategis lainnya adalah penetapan standar arsitektur sensor kendaraan yang berbasis ekosistem Nvidia.

Inisiatif ini akan memungkinkan pengumpulan data dari Hyundai Motor, Kia, 42dot, dan Motional dalam format yang sama, sehingga pembelajaran dari satu proyek dapat diaplikasikan untuk pengembangan proyek lainnya.