JAKARTA - Indonesia diproyeksikan menempati peringkat kedelapan di Asia dalam daftar negara dengan jumlah individu super kaya terbanyak pada tahun 2026.
Data dari The Wealth Report 2026 yang dirilis oleh konsultan properti global Knight Frank, mencatat sebanyak 3.833 individu dengan kekayaan bersih minimal US$30 juta akan berdomisili di Indonesia.
Kelompok individu dengan kekayaan bersih minimal US$30 juta ini dikategorikan sebagai ultra-high-net-worth individuals (UHNWI).
Dengan jumlah tersebut, Indonesia berada di bawah Arab Saudi yang memiliki 4.388 UHNWI, dan melengkapi daftar sepuluh besar negara/wilayah Asia dengan populasi UHNWI terbanyak.
Peringkat teratas didominasi oleh Tiongkok dengan 121.677 orang super kaya, diikuti oleh India (19.877 orang) dan Jepang (18.914 orang).
Singapura menjadi negara Asia Tenggara dengan posisi tertinggi di peringkat keempat Asia dengan 7.171 UHNWI.
Hong Kong SAR menyusul di peringkat kelima dengan 6.788 UHNWI, kemudian Uni Emirat Arab (UEA) dengan 4.851 orang, dan Arab Saudi dengan 4.388 orang. Thailand dan Filipina melengkapi sepuluh besar dengan masing-masing 2.853 dan 1.910 orang super kaya.
Pertumbuhan Pesat Populasi UHNWI Indonesia
Laporan Knight Frank juga menyoroti proyeksi pertumbuhan pesat populasi UHNWI di Indonesia dalam lima tahun mendatang.
Jumlah UHNWI Indonesia diprediksi meningkat dari 2.805 orang pada tahun 2021 menjadi 3.833 orang pada tahun 2026, menandai peningkatan sekitar 36,6%.


.png)
