BOGOR - Inisiatif Bupati Bogor, Rudy Susmanto yang mengusulkan kenaikan insentif bagi guru ngaji di wilayahnya mendapat dukungan dari Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bogor, Gus Abdul Somad. .

Rencana kenaikan insentif bagi guru ngaji ini dinilai akan memberikan dukungan signifikan, terutama bagi mereka yang mengabdi di daerah pelosok.

Usulan kenaikan insentif oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto tersebut akan menaikkan besaran yang sebelumnya Rp700 ribu per orang per tahun menjadi Rp1 juta per orang per tahun.

Rencana ini dijadwalkan akan dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2026.

"Ini sangat membantu para guru-guru ngaji di pelosok dalam memenuhi kebutuhannya," ujar Gus Somad seperti dikutip dari akun resmi Pemkab Bogor, bogorkab.go.id, Minggu (23/8/2026).

Ia menambahkan, banyak guru ngaji di Kabupaten Bogor yang menjalankan pengabdian dengan kondisi ekonomi sederhana, sehingga peningkatan insentif ini merupakan bentuk perhatian serius dari pemerintah daerah terhadap keberadaan mereka.

Apresiasi serupa disampaikan oleh Ustad Heri Alkhusaeri. Ia memandang insentif ini sebagai bentuk penghargaan pemerintah daerah kepada para guru ngaji yang telah mengabdi di berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil.

"Alhamdulillah, semoga Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Rudy Susmanto selalu diberikan keberkahan," harapnya.

Sebelumnya, Bupati Bogor Rudy Susmanto telah menyampaikan rencana peningkatan insentif untuk 8.400 guru pendidikan keagamaan Islam non-Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mengajar di sekolah nonformal di Kabupaten Bogor.