JAKARTA – PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga resmi melakukan penyesuaian harga untuk sejumlah produk Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis non-subsidi yang berlaku mulai 1 September 2026.

Kenaikan harga BBM ini berlaku untuk produk Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, Pertamina Dex, dan Dexlite.

Berdasarkan pantauan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina di wilayah DKI Jakarta, harga BBM jenis RON 98, yaitu Pertamax Turbo, mengalami kenaikan menjadi Rp 19.600 per liter dari harga sebelumnya Rp 18.300 per liter.

Pertamax Green 95 juga mengalami penyesuaian harga menjadi Rp 19.150 per liter, naik dari Rp 16.600 per liter.

Untuk produk solar, Dexlite kini dijual dengan harga Rp 23.700 per liter, meningkat dari Rp 19.700 per liter. Sementara itu, Pertamina Dex dibanderol dengan harga Rp 25.200 per liter, naik dari Rp 21.150 per liter.

Namun, harga BBM jenis Pertamax atau RON 92 masih tetap sama seperti harga yang berlaku pada Agustus 2026. Selain itu, harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan solar subsidi juga belum mengalami perubahan.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa penyesuaian harga ini mengacu pada formula yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Formula tersebut mempertimbangkan sejumlah indikator ekonomi, termasuk harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah, pajak, serta faktor relevan lainnya yang mencakup daya beli masyarakat pengguna BBM.

Kitty menegaskan bahwa penyesuaian harga ini tidak sedikit pun mengurangi komitmen Pertamina Patra Niaga dalam menjaga kualitas produk dan memberikan layanan terbaik bagi seluruh konsumen.