BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, terus memperkuat upaya pencegahan korupsi guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Bogor, Rudy Susmanto usai menghadiri Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi melalui Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP).
Rapat MCSP serta Optimalisasi Pemanfaatan Tanah serta Tata Ruang untuk Mendorong Perekonomian Daerah di Wilayah Jawa Barat bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, serta para kepala daerah se-Jawa Barat, di Bandung, Selasa (4/8/2026).
Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan, pencegahan korupsi merupakan tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari penguatan tata kelola pemerintahan.
Kata Rudy Susmanto, pemerintahan yang bersih dan berintegritas menjadi pondasi utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.
"Korupsi adalah musuh bersama. Pencegahannya dimulai dari tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas," tegas Rudy Susmanto.
Politisi Gerindra ini menjelaskan, Pemkab Bogor terus berupaya memperkuat sistem pengawasan, meningkatkan transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan, serta mengoptimalkan implementasi MCSP sebagai bagian dari langkah nyata dalam membangun pemerintahan yang akuntabel.
Selain membahas penguatan pencegahan korupsi, rapat koordinasi MCSP juga menyoroti optimalisasi pemanfaatan tanah dan tata ruang sebagai instrumen strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurut Bupati Bogor, tata kelola aset dan ruang yang baik akan memberikan kepastian dalam pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
