BOGOR– Sekolah Rakyat Permanen di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, secara resmi memulai kegiatan pendidikan untuk Tahun Ajaran 2026/2027 pada Jumat (21/8/2026).

Pembukaan tahun ajaran baru ini ditandai dengan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mewakili Bupati Bogor, Rudy Susmanto.

Dalam sambutannya, Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Pusat, khususnya Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Kementerian Sosial, Kementerian Pekerjaan Umum, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mewujudkan Sekolah Rakyat Permanen di Kabupaten Bogor.

"Hari ini bukan sekadar dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah. Hari ini kita membuka harapan baru, sekaligus memberikan kesempatan yang lebih besar bagi anak-anak Kabupaten Bogor untuk meraih masa depan yang lebih baik," ujar Ajat saat membacakan sambutan Bupati Bogor.

Ajat menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Bogor tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga harus diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Menurutnya, pendidikan merupakan instrumen penting untuk menciptakan kesempatan yang lebih setara bagi masyarakat dan memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

"Kita ingin memastikan bahwa kemiskinan tidak menjadi warisan antar generasi, dan pendidikan adalah jalan terbaik untuk memutus rantai tersebut," tegasnya.

Kepada 270 siswa yang menjadi peserta didik gelombang pertama Sekolah Rakyat Permanen Jasinga, Ajat berpesan agar tidak berkecil hati dengan latar belakang ekonomi keluarga.

Ajat menekankan bahwa pemerintah hadir untuk memastikan setiap anak memperoleh hak pendidikan dan kesempatan yang sama untuk berkembang serta meraih cita-cita.