JAKARTA - Pemerintah berencana memberikan rekening bank secara otomatis alias gratis kepada warga atau remaja yang memasuki usia 17 tahun.

Kebijakan pemerintah memberikan rekening gratis kepada warga berusia 17 tahu ini diproyeksikan tidak hanya menjadi program inklusi keuangan, tetapi juga memperluas akses generasi muda ke sistem pembayaran dan infrastruktur keuangan digital sejak dini.

Program rekening gratis yang sedang dirancang ini akan menggandeng Bank Rakyat Indonesia (BRI) atau Bank Syariah Indonesia (BSI).

Penerbitan rekening gratis ini bersamaan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) bagi remaja berusia 17 tahun. Rekening tersebut direncanakan akan memiliki saldo awal sebesar Rp50.000, meskipun mekanisme teknis dan sumber pendanaan masih dalam tahap finalisasi.

Nah, jika kamu yang kini sudah memasuki usia 17 tahun, maka siap-siap untuk mendapatkan rekening gratis dari pemerintah.

Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia, Fakhrul Fulvian, menekankan bahwa nilai utama kebijakan penerbitan rekening gratis ini bukan terletak pada besaran saldo awal, melainkan pada pintu akses yang dibuka bagi warga negara untuk terintegrasi dengan sistem keuangan formal.

"Yang menarik dari kebijakan ini sebenarnya bukan saldo Rp50 ribunya. Yang lebih fundamental adalah gagasan bahwa ketika seseorang memasuki usia dewasa dan memperoleh identitas sebagai warga negara, ia sekaligus memperoleh pintu masuk ke sistem keuangan dan sistem pembayaran nasional," ujar Fakhrul.

Menurutnya, penggabungan identitas kependudukan dengan akses keuangan dapat menciptakan hubungan baru antara status kewarganegaraan dan partisipasi ekonomi.

Skemanya sederhana, sambungnya, KTP memberikan identitas resmi, sementara rekening membuka peluang untuk menabung, menerima pembayaran, melakukan transaksi digital, menerima bantuan pemerintah, hingga membangun rekam jejak keuangan.