CIBINONG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kualitas pendidikan keagamaan di wilayahnya.

Salah satu langkah strategis yang disiapkan adalah rencana revitalisasi madrasah-madrasah di bawah naungan Mathla’ul Anwar pada tahun 2027 mendatang.

Komitmen tersebut disampaikan oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto saat menghadiri kegiatan Temu Akbar 110 Tahun Mathla’ul Anwar bertajuk "Tebar Mawar 110" di Gedung Tegar Beriman, Cibinong.

Rudy menilai, keberadaan madrasah memiliki peran sentral dalam membantu pemerintah mencerdaskan kehidupan bangsa, terutama di wilayah pelosok yang sulit terjangkau oleh sekolah negeri.

"Pemerintah Kabupaten Bogor sangat terbantu oleh peran Mathla’ul Anwar dalam menjalankan amanat Undang-Undang Dasar 1945. Kita menyadari sekolah yang dibangun pemerintah belum sepenuhnya menjangkau seluruh pelosok. Namun, melalui madrasah Mathla’ul Anwar, pendidikan dapat hadir hingga ke ujung kampung dan wilayah perbatasan," ujar Rudy Susmanto.

Untuk mendukung keberlanjutan pendidikan tersebut, Pemkab Bogor bersama DPRD Kabupaten Bogor dan instansi terkait menjadwalkan program revitalisasi madrasah Mathla’ul Anwar secara menyeluruh pada 2027.

Rudy menekankan bahwa program revitalisasi ini tidak hanya berorientasi pada perbaikan fasilitas fisik semata, melainkan sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan sumber daya manusia di Kabupaten Bogor.

"Ini bukan hanya tentang membangun gedung, tetapi tentang membangun tempat anak-anak kita belajar, membangun masa depan generasi Kabupaten Bogor, dan pada akhirnya membangun masa depan bangsa Indonesia," tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Rudy juga mengapresiasi rekam jejak Mathla’ul Anwar yang telah berdiri sejak 10 Agustus 1916.