BOGOR - Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, terus dilakukan secara intensif hingga kondisi benar-benar aman.

Upaya pemadaman dan pendinginan secara terpadu antara Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Kota Bogor difokuskan pada titik-titik yang masih mengeluarkan asap di TPA Galuga.

Rudy Susmanto menjelaskan, proses penanganan kebakaran di TPA Galuga memerlukan metode khusus.

Hal ini disebabkan api menjalar di dalam tumpukan sampah yang telah menggunung selama puluhan tahun.

Gundukan sampah yang mengeluarkan asap terlebih dahulu dibongkar dan dipecah untuk kemudian disemprot air guna mendinginkan bara api di bagian dalamnya.

"Mesin terus berjalan. Hari ini kita bergotong royong bersama-sama masuk ke wilayah Kota Bogor, kita padamkan api. Beberapa gundukan yang mengeluarkan asap kita pecah, kita bongkar, setelah itu kita semprot dan dinginkan semuanya," ujar Rudy Susmanto di lokasi, Selasa (24/10/2023).

Menurutnya, tantangan pemadaman di TPA Galuga hampir menyerupai penanganan kebakaran lahan gambut.

Tumpukan sampah yang mencapai ketinggian lebih dari 10 meter memiliki struktur padat, sehingga bara api dapat bertahan di bagian dalam meski tidak terlihat dari permukaan.

"Pada saat dibongkar, tiba-tiba keluar asap mengepul warna hitam. Itu sebenarnya di dalamnya masih ada bara api yang menyala. Kalau tidak kita bongkar, ditunggu satu, dua, tiga hari tidak akan pernah mereda apinya," jelasnya.