JAKARTA - Sejumlah komoditas pangan utama di Indonesia terpantau mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan, sebagaimana dilaporkan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia (BI) pada Minggu (23/2026).

Kenaikan harga pangan ini mencakup berbagai kebutuhan pokok seperti beras, cabai, daging sapi, dan daging ayam.

Komoditas yang menunjukkan lonjakan harga pangan tertinggi adalah cabai rawit merah. Harganya melonjak sebesar 12,45%, atau setara dengan Rp 7.800 per kilogram, sehingga kini bertengger di angka Rp 70.450 per kilogram.

Kenaikan harga juga melanda jenis cabai lainnya. Cabai rawit hijau mengalami peningkatan sebesar 3,25% atau Rp 1.800 per kilogram, menjadi Rp 57.150 per kilogram. Sementara itu, cabai merah keriting naik 2,38% atau Rp 1.200 per kilogram, mencapai Rp 51.650 per kilogram.

Sektor daging pun tidak luput dari kenaikan. Daging sapi kualitas I naik tipis sebesar 0,33% atau Rp 500 per kilogram menjadi Rp 151.950 per kilogram.

Daging sapi kualitas II juga ikut naik sekitar 0,1% atau Rp 150 per kilogram, kini seharga Rp 143.050 per kilogram. Daging ayam ras segar tercatat naik Rp 450 per kilogram, menjadi Rp 41.800 per kilogram.

Komoditas harga pangan beras juga menunjukkan tren penguatan harga di hampir semua kualitasnya. Beras kualitas medium II naik 0,31% atau Rp 50 per kilogram menjadi Rp 16.350 per kilogram.

Beras kualitas super I mengalami kenaikan 0,28% atau Rp 50 per kilogram, kini dihargai Rp 17.800 per kilogram. Beras kualitas super II juga naik 0,29% atau Rp 50, menjadi Rp 17.300 per kilogram.

Namun, di tengah kenaikan harga pangan tersebut, terdapat beberapa komoditas yang justru mengalami penurunan harga.