JAKARTA – Sefas Group, yang selama ini dikenal sebagai distributor pelumas Shell di Indonesia, secara resmi akan mengakuisisi seluruh bisnis Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Shell di tanah air.
Langkah strategis ini merupakan kelanjutan dari hubungan kerja sama yang telah terjalin lama antara kedua perusahaan Sefas Group dan Shell.
Akuisisi 100 persen bisnis SPBU Shell ini masih menunggu persetujuan dari regulator serta pemenuhan sejumlah persyaratan lainnya.
CEO Sefas Group, Ricky Roesli, menyatakan bahwa akuisisi ini menjadi langkah lanjutan yang signifikan bagi perusahaan yang telah menjadi distributor pelumas Shell terbesar di Indonesia.
"Sebagai distributor pelumas Shell terbesar di Indonesia, Sefas bangga dapat mengambil langkah bisnis berikutnya, dan mendukung pertumbuhan masa depan sektor ritel energi Indonesia," ujar Ricky Roesli kepada wartawan, Jumat (21/8/2026).
Ricky menambahkan, ambisi Sefas adalah membangun salah satu bisnis ritel energi yang paling tepercaya dan berkelanjutan di Indonesia.
Masuknya Sefas Group ke bisnis ritel BBM ini terjadi di tengah tantangan pasokan bahan bakar minyak (BBM) yang dialami Shell di bisnis ritel SPBU-nya.
Mayoritas SPBU Shell dilaporkan mengalami kekosongan stok sejak 25 Agustus 2025 dan berlanjut hingga proses transisi pengalihan kepemilikan.
Sementara Presiden Direktur Shell Indonesia, Andri Pratiwa, menyambut baik langkah akuisisi ini. Andri menilai Sefas memiliki pengalaman dan pemahaman mendalam terhadap pasar energi domestik.


.png)

